> Wartawan KELOMPENCAPIR (Kelompok Wanita Pencela dan Pencibir)

Wartawan KELOMPENCAPIR (Kelompok Wanita Pencela dan Pencibir)

Posted on Kamis, 02 Juni 2011 | No Comments

Best Friend? Hmm.

Ada satu pepatah yang mengatakan kalau teman adalah anugerah terpenting kedua setelah keluarga.
Ada satu lagi pepatah yang mengatakan kalau teman adalah keluarga yang tidak sedarah, atau apa ya istilahnya? Ya, pokoknya anugerah keluarga 'kedua' deh. Saya juga lupa.

Teman dan sahabat? Apa mereka berbeda?

Ya. Menurut saya keduanya sangat berbeda. A friend in need is a friend indeed. (P.S.: I don't believe in this statement.)

Kenapa? Apa-apaan kalau teman sedang 'butuh', baru dianggap teman? Cih.
Ini mungkin persepsi dari seorang yang pesimis dan berpikiran sempit.

Coba deh, kalian perluas lagi arti dari kalimat tersebut.
Seorang teman yang ada saat dibutuhkan, dia adalah benar-benar seorang teman.
Butuh cerita?
Butuh tertawa?
Butuh teman jalan?
Butuh teman nginep?
Butuh teman untuk menelepon malam-malam?
Butuh bercanda?
Butuh uang?
Butuh pelukan?
Butuh cium pipi kiri pipi kanan?
Butuh tumpangan?
Butuh... Ya, apapun lah itu.
Tapi memang bener kan?

Jadi, sahabat sama teman gimana dong?
Kalau menurut saya...
Sahabat itu...
Seseorang yang benar-benar bisa menerima apa adanya perilaku, sifat, sikap, kebiasaan, keanehan, dan segala hal abstrak lainnya.

Here's a sweet quote from... I don't know. I completely forget :D
A best friend is the one who scolds like Dad
A best friend is the one who cares like Mom
A best friend is the one who teases like a sister
A best friend is the one who irritates like a brother
And the one who loves you more than a lover.

Diberdayakan oleh Blogger.